Tips Mudah Cara Mencegah Lovebird Ngeleper Di Lapangan

Posted on

Tips Mudah Cara Mencegah Lovebird Ngeleper Di Lapangan

Tips Mudah Cara Mencegah Lovebird Ngeleper Di LapanganTips Mudah Cara Mencegah Lovebird Ngeleper Di Lapangan. Istilah ngleper pada burung lovebird bisa diartikan sebagai kondisi lovebird yang mengalami over birahi di lapangan. Tetapi bisa juga karena bakat atau pembawaannya. Ketika bertemu lawannya yang berbeda jenis kelamin, lovebird pun bisa mengalami kondisi ngleper. Faktor lainnya penyebab burung lovebird ngleper adalah lovebird dalam kondisi tidak fit alias kurang sehat, namun kita lengah memperhatikannya. Setiap pemain dituntut lebih konsisten dalam merawat gaco-gaconya, baik harian maupun jelang lomba. Faktanya, tidak sedikit pemain lovebird (khususnya pemula) yang masih kesulitan mengatasi lovebird ngleper di lapangan.
Dalam Beberapa tahunke belakang , lovebird yang ngleper ketika dilombakan masih tetap mendapatkan penilaian dari tim juri. Namun dalam perkembangan saat ini, ketika banyak lovebird berkualitas di lapangan, maka lovebird ngleper di lapangan bisa mengalami pengurangan bahkan pembatalan penilaian dari tim juri. Tentu hal ini sangat disayangkan apabila lovebird kita saat digantang rajin ngekek, tetapi masih ada nglepernya juga. Ini bisa mempengaruhi penilaiannya, karena memang masih ada titik kelemahannya.

Tips Mudah Cara Mencegah Lovebird Ngeleper Di Lapangan

Maka penyebab lovebird ngeleper saat lomba bisa dikarenakan beberapa factor diantaranya ialah :

1. Bakat / pembawaan sifat burung

2. Over birahi (OB)

3. Kondisi tidak sehat

4. Bertemu lawan jenis kelamin

Untuk lebih jelasnya, tentu kita harus mencermati faktor-faktor penyebabnya, sehingga tidak dapat diperlakukan secara seragam. Berikut ini rincian cara mengatasi lovebird ngleper berdasarkan faktor penyebabnya diantaranya :

1. Ngleper karena bakat / pembawaan sifat burung

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya selama ini, memang ada beberapa burung lovebird yang memiliki bakat atau pembawaan suka ngleper. Jangankan digantang di arena lomba, disandingkan dengan lovebird lainnya pun sudah langsung buka sayap tanda minta kawin. Kasus seperti ini hampir 100% terjadi pada lovebird betina, dan sangat jarang dijumpai pada lovebird jantan. Jika ada, durasi nglepernya pun berbeda (tidak terlalu lama).
Untuk lovebird yang memiliki karakter seperti ini, jujur saja, penanganannya cenderung sulit. Pokoknya ampun deh! Karena itu, lovebird seperti ini tidak perlu dibawa ke lapangan lagi, jika berbagai penanganan tidak memberi hasil yang memuaskan.

2. Ngleper karena over birahi

Ngleper juga bisa disebabkan burung mengalami over birahi. Nah, over birahi juga bisa karena beberapa faktor, misalnya faktor pakan dan faktor perawatan. Kalau membahas masalah perawatan lovebird, tentu bisa sangat panjang lebar. Makanya, untuk mengatasinya, kita berikan beberapa bagian saja:

a. Mengontrol pakan lovebird

Kalau sekiranya over birahi disebabkan faktor pakan, termasuk extra fooding (EF), sebaiknya kembalikan kepada pakan standar: milet putih saja!

b. Mengandangkan lovebird

Pengandangan terhadap lovebird yang over birahi juga memiliki beberapa pilihan, misalnya:

• Dikawinkan tanpa “ditelurkan”. Artinya, burung dibiarkan kawin, tetapi kandangnya tak perlu diberi kotak sarang / gelodok.

• Dikawinkan dan ditelurkan. Konsepnya tidak jauh berbeda dari penangkaran lovebird pada umumnya.

• Dikandangkan secara sendirian ( tanpa pejantan ), sampai burung bertelur. Sebab, burung betina meski tak dikawinkan tetap akan bertelur, jika sudah mencapai umur dewasa kelamin. Dalam hal ini, kandang tetap disediakan gelodok. bBiasanya kalau tanpa kawin, jumlah telurnya rata-rata dua butir.

c. Mengumbar lovebird

Pengertian diumbar adalah lovebird dimasukkan ke kandang yang lebih besar daripada sangkar lomba. Anda bisa menggunakan kandang umbaran jadi (biasa dijual di kios burung), bisa juga menggunakan kandang umbar buatan sendiri. Usahakan panjang kandang umbaran minimal 80 cm, kemudian dua tangkringan diletakkan pada masing-masing sisi panjangnya. Tujuannya agar burung bisa terbang ke masing-masing sisi tangkringan. Dengan cara seperti ini, tenaga burung akan sedikit tersalurkan, sehingga berpeluang menurunkan birahinya. Dalam kandang tersebut, lovebird bisa diumbar sendirian atau dicampur dengan lovebird lainnya. Kalau lovebird diumbar bersama lovebird lainnya, perhatikan luasan kandang sehingga kandang tidak terlalu kecil. Dengan cara ini, apabila terjadi perkelahian, burung masih bisa menghindar secara bebas.
Langkah selanjutnya, beberapa hari sebelum lomba, lovebird diangkat kembali ke sangkar lomba dan diisolasi (dijauhkan) baik dari pandangan maupun pendengaran lovebird lainnya. Saya tidak bisa memastikan berapa hari sebelum lomba burung dimasukkan ke sangkar lomba, karena sangat bervariasi dan tergantung kondisi burung juga. Jadi, silakan rekan-rekan mencobanya sendiri, karena beda burung bisa berbeda pula karakternya.

d. Menambah durasi mandi

Lovebird yang suka ngleper karena over birahi juga bisa dicoba dengan memberikan penambahan durasi mandi. Kalau misalnya sehari hanya sekali, Anda bisa mencobanya menjadi dua kali sehari. Masalah kapan waktunya mandi, itu juga relatif. Tentunya sesuai dengan waktu senggang Anda: bisa pagi-sore, atau pagi-malam. Hanya saja, jika mau memandikan lovebird pada malam hari, perhatikan juga kondisi burung. Jangan sampai lovebird dalam kondisi tidak fit dimandikan pada malam hari, bisa-bisa malah KO.

e. Mengurangi penjemuran

Durasi maupun frekuensi penjemuran bisa dikurangi. Jika setiap hari burung dijemur 1 jam selepas mandi, Anda bisa mencoba mengangin-anginkan dulu selama 30 menit selepas mandi. Setelah dianginkan, baru dijemur selama 30 menit. Boleh juga dengan mengurangi jadwal penjemuran. Misalnya kalau selama ini terbiasa melakukan penjemuran setiap hari, bisa dikurangi menjadi 2 hari sekali.

f. Mengembunkan lovebird

Silakan keluarkan lovebird Anda, dan bawa ke area yang bisa terkena embun pagi secara langsung. Aktivitas ini bisa dilakukan ketika matahari belum terbit, hingga matahari muncul dan menerpa burung lovebird secukupnya. Setelah itu burung diangkat dan disimpan di tempat seperti biasanya. Yang harus diperhatikan adalah faktor keamanan saat mengembunkan burung.

3. Ngleper karena kondisi tidak sehat

Ada dua asumsi mengenai lovebird dalam kondisi tidak sehat. Pertama, burung sakit. Dalam hal ini, tak ada cara lain untuk mengatasi nglepernya, sampai burung disehatkan dulu dari penyakitnya. Kedua, burung dalam kondisi mabung / nyulam, terutama ketika ada bulu-bulu jarumnya. Tetapi ini pun juga tidak berlaku pada semua lovebird. Sebab banyak juga lovebird yang dalam kondisi nyulam tetapi tidak ngleper. Jadi, tergantung karakter burung itu sendiri. Lovebird punya beberapa kelebihan dibandingkan dengan jenis burung kicauan lainnya yang sering dilombakan. Salah satunya, meski dilombakan dalam kondisi mabung, dampaknya tidak akan sefatal burung-burung fighter seperti kacer dan murai batu. Kalau lovebird tidak fit, kemudian dilombakan, kemungkinan yang bisa terjadi adalah kinerjanya berkurang, atau ngeruji, turun ke dasar sangkar, ngleper, dan sebagainya. Tidak sampai ngedrop seperti kacer dan murai batu.

4. Ngleper karena bertemu lawan jenis kelamin

Bisa jadi, saat lomba berlangsung, posisi gantangan lovebird kita gantang, bersebelahan dengan lovebird yang berlawanan jenis kelamin. Hal ini bisa memancing lovebird Anda ngleper, terutama lovebird betina.

Tips Mudah Cara Mencegah Lovebird Ngeleper Di Lapangan

Tips Mudah Cara Mencegah Lovebird Ngeleper Di Lapangan. Cukup sekian dulu bahasan tentang burung lovebird dan perlu di ingat tidak ada yang instan dalam perawatan burung, semuanya harus berproses.Semoga bermanfaat dan berhasil.Semoga tips kami kali ini bisa bermanfaat dan berguna bagi pecinta burung lovebird di manapun,lain kali kita akan bagikan artikel tentang tips yang lainnya.Semoga berhasil dan sukses.