Rahasia Ramuan Pakan Agar Ternak Sapi Beranak 2 Kali Setahun

Posted on

Rahasia Ramuan Pakan Agar Ternak Sapi Beranak 2 Kali SetahunRahasia Ramuan Pakan Agar Ternak Sapi Beranak 2 Kali Setahun – Siapa sih yang tidak menginginkan untung besar dalam menjalankan usaha, pastinya semua mendambakannya.Termasuk dalam usaha ternak sapi bagi pemula.Dengan ramuan pakan agar ternak sapi beranak 2 kali setahun.Akan tetapi hal itu tentunya tidak mudah pastinya akan ada kendala yang meghadang salah satunya masalah penyakit berbahaya yang menyerang ternak sapi.Namun kita dapat mencegah penyakit berbahaya yang menyerang ternak sapi dengan pemberian vitamin dan vaksinasi. Dengan begitu kondisi indukan sapi betina dan sapi jantan akan sehat yang hal ini memberi dampak positif bagi peternak sapi itu sendiri.Sehingga tidak mustahil kalau sapi bisa beranak dua kali dalam setahun. Ada sedikit rahasia  ramuan pakan agar ternak sapi beranak dua kali setahun.

Rahasia Ramuan Pakan Agar Ternak Sapi Beranak 2 Kali Setahun

1. Formula 1 yaitu: Hijauan (rumput/jerami jagung atau padi tidak terbatas/ ad libitum, legum atau kacang – kacangan (daun lamtoro/gamal/turi/kaliandra) dan Konsentrat > 1 % Berat Badan berdasar bahan kering.

2. Formula 2 yaitu hijauan (rumput/jerami padi/jagung tidak terbatas/ ad libitum), legum atau kacang kacangan (daun lamtoro/gamal/turi/kaliandra) < 1 % Berat Badan berdasar bahan kering. Melalui pengolaan pakan dan perkawinan seperti di atas diharapkan jarak beranak dan waktu kosong akan lebih pendek, perkawinan per kelahirannya akan diperkecil sehingga induk sapi dapat beranak satu ekor setiap tahun.

Dengan begitu langkah selanjutnya ialah mengatur jadwal untuk mengawinkan indukan sapi jantan dengan sapi betina. berikut ini cara mengawinkannya:

1. Sapi dara siap kawin dan sapi induk yang sudah 40(empat puluh) hari sesudah melahirkan (post partus) atau dua siklus birahi diletakkan pada kandang kelompok dan dicampur dengan pejantan terpilih dengan kapasitas sapi sebanyak 10-30 ekor betina (induk atau dara) dan dikumpulkan menjadi satu dengan satu ekor pejantan dalam waktu 24 jam selama 3 (tiga) bulan.

2. Sesudah 3 (tiga) bulan dikumpulkan dengan pejantan dilakukan pemeriksaan kebuntingan (PKB); Sapi induk yang positif bunting dipisah dari kelompok tersebut dan diganti dengan sapi yang belum bunting atau hasil pemeriksaan kebuntingan dinyatakan negatif.

3. Kalender Perkawinan

Pengaturan perkawinan pada sapi potong induk diharapkan mengikuti suatu model atau cara yang dikenal dengan kalender perkawinan dan program pemberian pakan (surge feeding) sebelum dan sesudah beranak. Tujuan kalender ini untuk mempercepat birahi kembali sesudah beranak untuk segera dikawinkan dan memudahkan terjadinya kebuntingan berikutnya.