Penyebab Gagalnya Ternak Murai Batu

Posted on
Penyebab Gagalnya Ternak Murai Batu
Penyebab Gagalnya Ternak Murai Batu

Penyebab Gagalnya Ternak Murai Batu. Ternak murai batu bisa dikatakan susah-susah gampang. Sebab faktanya, banyak peternak yang mengeluhkan ketidaksuksesannya dalam mengembangbiakkan burung mahal ini. Alasannya banyak, dari burung yang tidak bisa bertelur, burung yang tidak sukses saat mengeram, atau yang lainnya.Pada dasarnya,ternak murai batu terbilang mudah dan simpel. Yakni bagaimana Anda bisa sukses mempertemukan dan membuat burung jantan dan betina saling jatuh cinta dan mau kawin. Banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan memisahkan sangkar burung jantan dan betina, hingga mereka benar-benar siap kawin, baru dikawinkan atau dimasukkan dalam satu sangkar. Jika Anda menempuh cara ini, biasanya akan ada tanda berupa kicauan burung murai batu jantan untuk menarik si betina. Kemudian murai batu betina akan menjawabnya dengan kepakan sayap yang cantik. Keaktifan mereka ini bisa menjadi salah satu tanda yang bisa Anda jadikan patokan untuk mengawinkan mereka. Namun, apakah cara ini selalu efektif? Belum tentu, sebab tidak akan mungkin Anda menunggu mereka siap untuk kawin. Anda perlu membantu mereka untuk mau kawin. Untuk itu, ketahui terlebih dahulu penyebab gagalnya ternak murai batu sebagai berikut :

Penyebab Gagalnya Ternak Murai Batu

Pelajari dahulu penyebab gagalnya ternak murai batu

Penyebab Gagalnya Ternak Murai Batu. Sebelum kita belajar cara budidaya burung murai batu, terlebih dulu Anda harus menganalisa mengapaa burung tersebut tidak bisa diternak dengan mudah. Dan salah satu alasan utamanya adalah tidak serentaknya masa kawin jantan dan betina. Perlu Anda ketahui kalau burung murai betina memiliki masa kawin setiap bulan. Sementara burung murai batu jantan tidak bisa ditebak masa kawinnya. Anda perlu memahami ciri-ciri masa kawin mereka agar bisa mengawinkannya dengan mudah.

Berikut adalah ciri-ciri burung yang ingin kawin;

1. Agresif atau aktif

Yang dimaksud agresif dalam cara ternak murai batu ini adalah saat jantan senang mengejar betina atau sebaliknya. Tugas Anda adalah membuat keduanya merasakan birahi atau masuk masa kawin bersama-sama.

2. Berkicau atau berbunyi terus menerus

Burung murai cenderung berkicau terus menerus tanpa henti dengan tujuan supaya lawan jenisnya merespon maksud dari kicauannya itu apalagi kalau bukan ingin kawin.

3. Lincah dan sering bergerak ke sana kemari

Tingkah dari burung murai batu yang suka muter2 bergerak kesana kemari ini bermaksud menarik perhatian lawan jenis.

4. Makanan berprotein

Makanan berprotein seperti jangkrik ternyata bisa digunakan untuk memancing masa kawin tersebut. Anda bisa menciptakan kekompakan dan ketertarikan masing-masing burung. Caranya adalah dengan memberikan mereka makanan. Letakkan jangkrik di tangan Anda dan biarkan si betina menyambar hingga jangkrik kedua. Setelah jangkrik itu, 5 jangkrik selanjutnya harus diberikan kepada si jantan. Meskipun si betina menyambar, Anda harus menyembunyikannya atau menarik tangan Anda dan membiarkan si jantan menyambarnya. Ini menjadi cara sederhana yang bisa digunakan untuk membuat birahi atau masa kawin mereka datang bersamaan. Simak juga ulasan kami tentang Cara Budidaya Ikan Lele

5. Masa mengeram

Saat mengeram, usahakan untuk tidak memberikan makanan berprotein. Baru saat masa mengeram akan selesai, kurang dua hari, Anda bisa memberikan makanan berprotein lagi.

Penyebab Gagalnya Ternak Murai Batu

Penyebab Gagalnya Ternak Murai Batu.Demikian info bisnis rumahan agribisnis tentang cara ternak murai batu yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.