Peluang Usaha Cara Budidaya Ikan Hias Air Tawar Di Rumah

Posted on

Peluang Usaha Cara Budidaya Ikan Hias Air Tawar Di Rumah Peluang Usaha Cara Budidaya Ikan Hias Air Tawar Di Rumah – Belum banyak yang mengetahui bahwa sebenarnya Peluang Usaha Budidaya Ikan Hias Air Tawar sangat menjanjikan dan sangat berpotensi menciptkan penghasilan besar. Di Indonesia masih minim sekali orang-orang yang melakukan budidaya ikan hias air tawar untuk dijadikan usaha. Kebanyakan lebih memilih usaha budidaya ikan konsumsi, yang menurut mereka lebih banyak pasar yang membutuhkan. Tapi nyatanya, Peluang usaha cara budidaya ikan hias air tawar di rumah sangat berpotensi karena semakin ke sini semakin banyak orang yang memelihara ikan hias air tawar.

Apalagi untuk menjual ikan hias air tawar kan bukan per kilo kan? Tapi per ekor. Dan murah atau mahal harganya pun tergantung dari jenis ikan hias air tawar. Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng, Bali, menyatakan kalau budidaya ikan hias yang diterapkan oleh para nelayan sekitar udah diminati pasar dunia, terutama dari kawasan Asia dan Eropa. Ini artinya kalau kamu mau melakukan budidaya ikan hias air tawar, sangat berkesempatan untuk mencari untung.Bahkan bisa diekspor ke luar negeri juga.Berikut ini akan dijelaskan cara budidaya ikan hias air tawar di rumah :

1. Perhatikan tempat budidayanya

Untuk budidaya ikan hias air tawar di rumah tempat yang dibutuhkan bisa dalam bentuk aquarium atau wadah pemeliharaan. Asal ukuran aquarium atau wadahnya kudu luas panjang ya. Supaya bisa menampung banyak air di dalam aquarium. Dan juga ikan hias air tawarnya bisa lebih leluasa. Untuk wadah pemeliharaan yang ditampatkan di bawah, pilih ikan hias air tawar seperti ikan koki atau mas koki, ikan koi, ikan arwana, atau ikan komet.

Tapi kalau wadah pemeliharaannya ditampatkan di atas seperti di atas meja, maka pilih ikan hias air tawar seperti ikan oskar, ikan diskus, ikan lauhan, dan lainnya. Di dalam wadah juga dianjurkan memiliki penyaring atau filter air. Alat ini juga harus dalam kondisi baik.

Untuk yang ikan hias air tawarnya berbeda jenis, sebaiknya dipisah dalam aquarium yang berbeda. Kalaupun dalam satu aquarium, sebaiknya harus ada pembatas. Ini mencegah terjadinya pertarungan antar ikan hias air tawar meskipun jenisnya sama.

2. Perhatikan Kebersihan Air

Budidaya ikan hias air tawar memang harus diperhatikan secara jeli. Untuk air harus dalam kondisi bersih sehat dan cerah. Meskipun di dalam aquarium kamu udah menyediakan filter air. Tapi sudah menjadi keharusan untuk memiliki kondisi air yang bersih. Dan berhubung yang dibudidaya adalah ikan hias air tawar, maka airnya pun harus air tawar. Jangan sampai kamu masukinnya air laut.

3. Bersihkan aqurium dan air secara rutin

Kalau kamu udah berhasil memperhatikan aquarium dan airnya, bukan berarti tugas kamu selesai. Kamu harus mengecek kondisi aquarium dan air secara rutin. Karena pada masa budidaya ikan hias air tawar, kondisi aquarium akan gampang kotor karena ikan hias air tawar lebih banyak menghasilkan kotoran. Terutama di saat sedang masa pertumbuhan.

4. Untuk pemijahannya

Pemijahan adalah bagian dari reproduksi ikan untuk menjadikan mata rantai daur hidup demi kelangsungan hidup spesies. Untuk pemijahan ikan hias air tawar, kamu harus memilih ikan hias yang usianya sudah matang untuk dibudidayakan. Cara menilainya bisa dilihat dari pola warna kelaminnya. Yang warnanya udah merona itulah yang layak untuk budidaya. Kalau udah ketemu, satukan aja yang pejantan dan betina ke dalam aquarium, dan biarkan mereka melakukan pemijahan. Asal selama pemijahan jangan diganggu. Kan ikan hias gampang kaget.

Oh iya, untuk mengetahui jenis kelamin ikan hias juga beda-beda ya. Ikan hias koki bisa dilihat dari sirip dadanya. Kalau terlihat ada bintik-bintik putih tersusun rapi di sepanjang badan dan terasa keras ketika kamu sentuh, maka bisa dipastikan itu jenis ikan hias koki jantan. Dan kalau ikan hias koki yang betina, sirip dadanya nggak memiliki bintik-bintik dan terasa lunak jika kamu sentuh.

5. Setelah itu biarkan mereka bertelur dan telur itu akan melakukan pembesaran

Ini ketika proses pemijahan yang dilakukan ikan hias selesai. Mereka nanti akan bertelur tapi telurnya masih dalam wujud larva. Larva-larva ini nggak butuh makan. Karena kuning telur yang terkandung di dalam larva udah menjadi stok makanannya dalam masa pembesaran. Dan ketika besar, larva ini akan membentuk sendirinya sebagai sosok ikan hias kecil. Di sinilah kamu bisa memberi makanan seperti cacing sutra atau pelet. Setelah itu, kamu tinggal ulangi lagi deh tahap budidaya ikan hias air tawar ini dari semula.