5 Faktor Penyebab Telur Lovebird Gagal Menetas

Posted on

5 Faktor Penyebab Telur Lovebird Gagal Menetas

5 Faktor Penyebab Telur Lovebird Gagal Menetas5 Faktor Penyebab Telur Lovebird Gagal Menetas – Berawal dari banyaknya para pembudidaya lovebird  yang mengeluh karena burung lovebird mereka selalu bertelur tetapi tidak menetas, membuat saya bergerak berbagi pengalaman  seperti yang telah saya alami dulu, sebenarnya ada 5 faktor penyebab burung lovebird tidak menetaskan telurnya.

5 Faktor Penyebab Telur Lovebird Gagal Menetas

Tahapan penetasan telur adalah sel benih yang dierami induknya akan berkembang menjadi embrio, ketika kondisi embrio yang sehat maka embrio akan berkembang membentuk organ tubuh, pembuluh darah, jantung dan merancang bentuk tubuh burung. Setiap tahap mempunyai kemungkinan untuk gagal, walaupun kegagalan lebih sering terjadi ketika umur telur masih sangat muda atau pada tahap terakhir 1-2 hari sebelum proses penetasan.

1. Kemungkinan lovebird yang di jodohkan berkelamin sama

Biasanya terjadi antara burung lovebird betina dan betina yang akan membuahi telur tanpa ada kehadiran sel sperma yang berarti sel benih tak akan berkembang menjadi embrio piyik, pada awalnya mungkin kita senang karena lovebird telah bertelur walaupun tidak ada telur yang menetas, setelah beberapa kali uji coba lovebird masih saja bertelur tetapi tetap dengan hasil yang sama.

2. Induk betina jarang mengerami telur

Telur yang jarang dierami mengakibatkan embrio mati, tidak jarang indukan lovebird ogah untuk mengerami telurnya karena banyak faktor misalnya seperti akibat lingkungan yang dirasa menggangu, terlalu berisik atau kandang terlalu sering dipindahkan yang mengakibatkan banyak goncangan.

Dalam kondisi stress biasanya induk lovebird juga tidak mau mengerami telurnya, stress bisa diakibatkan oleh kehadiran hewan lain seperti tikus, anjing dan kucing. Banyak kasus stress juga disebabkan oleh kutu dan tungau yang akhirnya lovebird lebih memilih meninggalkan sangkarnya.

3. Sel telur lovebird kurang nutrisi

Embrio memerlukan nutrisi yang banyak untuk mengembangkan sel-sel baru sampai ke proses penetasan, nutrisi yang sangat dibutuhkan pada proses penetasan adalah protein dan mineral. Indukan yang sehat akan menciptakan sel telur yang baik, jadi sebelum penjodohan pastikan burung lovebird memenuhi nutrisi yang dibutuhkan yang bersumber dari pakan mereka, variasi pakan sangat dibutuhkan jadi hindari menu pakan yang monoton, karena di alam liar pun lovebird tidak akan memakan 1 jenis pakan saja bukan.

4. Embrio mengalami kesulitan disaat penetasan

Masa penetasan merupakan saat tersulit untuk embrio tetap hidup, karena posisi embri yang membesar akan membuat mereka sesak di dalam telur jadi mereka perlu diposisi yang tepat agar tetap bisa bernapas, belum lagi mereka harus terus makan dari sel kuning telur yang tidak jarang asupan makanan mereka habis dan membuat mereka mati.

5. Faktor genetik

Seperti halnya manusia, beberapa burung jantan bisa saja memiliki genetik mandul atau kualitas sperma mereka tidak bagus, oleh karena itu kembali saya ingatkan untuk memberi mereka pakan bervariasi mulai dari jenis bijian, sayuran dan perbanyak buah-buahan, kalau memang perlu tidak ada salahnya beri mereka vitamin untuk breeding. Walaupun sudah bawaan genetik kualitas sperma lovebird buruk, tetapi dengan asupan pakan bernutrisi tinggi kemungkinan telur akan membuahi embrio dan menetas.